Halaqah 06 ~ Keyakinan Allah Sebagai Pencipta, Pemberi Rezeki dan Pengatur Alam Semesta Tidaklah Cukup Memasukan Seseorang Ke Dalam Agama Islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Halaqah yang ke-6 dari Silsilah Ilmiyyah Mengenal Allāh adalah bahwasanya “Keyakinan Allāh sebagai Pencipta, Pemberi Rizki dan juga Pengatur Alam Semesta tidaklah cukup untuk memasukkan seseorang ke dalam agama Islam.”

Kaum muslimin meyakini bahwasanya Allāh Subhānahu wa Ta’āla adalah Pencipta, Pemberi Rizki dan juga Pengatur Alam Semesta adalah sebuah kewajiban, yang tidak sah keimanan seseorang sampai dia meyakini yang demikian.

Namun meyakini hal itu saja tidaklah cukup untuk memasukkan seseorang ke dalam agama Islam. Dan belum bisa menjadi pembeda antara seorang yang Muslim dengan orang yang kāfir.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla mengatakan di dalam Al-Qurān menceritakan tentang ucapan iblis.

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ

Allāh berkata (kepada iblis) : “Apa yang mencegahmu untuk sujud (kepada Ādam) ketika Aku memerintahkan kepadamu?” Iblis mengatakan: “Aku lebih baik daripada dia. Engkau telah menciptakan aku dari api dan menciptakan dia dari tanah.” (QS Al-A’rāf: 12)

Ayat ini menunjukan bahwa Iblis mengenal Allāh Subhānahu wa Ta’āla sebagai Dzat yang menciptakan dirinya.

Orang-orang musyrikin Quraisy ketika mereka ditanya:

🎋“Siapa yang menciptakan?
🎋“Siapa yang memberikan rezeki kepada mereka?”
🎋“Siapa yang mengatur alam semesta ini?”

Mereka mengatakan: “Allah”.

وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللهُ

“Dan seandainya engkau (wahai Muhammad) bertanya kepada mereka ‘Siapa yang menciptakan langit dan juga bumi?’, niscaya mereka mengatakan ‘Allāh’.” (QS Az-Zumār: 38)

Meskipun mereka meyakini hal yang demikian, akan tetapi Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam memerangi mereka.

KENAPA DEMIKIAN ?

Karena orang-orang musyrikin Quraisy tersebut tidak mentauhidkan Allah yaitu tidak mengEsakan Allāh Subhānahu wa Ta’āla di dalam beribadah.

Oleh karena itu, setiap Muslim perlu mengetahui “Apa Pengertian Ibadah Dan Macam-macamnya” sehingga dia tidak menyerahkan satu ibadah pun kepada selain Allāh.

وبالله التوفيق والهداية
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saudaramu,
‘Abdullāh Roy

Seorang IT Profesional yang berpengalaman di bidang Troubleshooting, Networking dan Database Management.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA ImageReload Image