Halaqah 35 ~ Setelah Di Habasyah

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله و صحبه أجمعين

☪ Halaqah yang ke 35 dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah tentang ”Setelah di Habasyah”.

➡️ Setelah dua orang utusan orang-orang Quraisy meminta orang-orang Islām dikembalikan ke Mekkah maka Raja Najasyi yang beragama Nashrani bertanya kepada kaum Muslimin tentang agama mereka

Berkata Ja’far Bin Abi Tholib radiallahu anhu :

Wahai raja, kami dahulu adalah kaum yang berada diatas kesyirikan, kami menyembah selain Allāh, memakan bangkai, berbuat jelek kepada tetangga, menghalalkan perkara yang diharamkan, sebagian menumpahkan darah yang lain, kami tidak menghalalkan sesuatu dan tidak mengharamkan sesuatu, kemudian Allāh mengutus kepada kami seorang rasul dari diri kami, kami mengetahui bahwa beliau menyempurnakan janji, jujur dan amanah. Maka beliau menyuruh kepada kami untuk beribadah kepada Allāh saja tidak ada sekutu bagiNya, menyambung tali silaturahim, berbuat baik kepada tetangga, shalat, berpuasa dan supaya kami tidak menyembah kepada selain Allāh.

Berkata Najasyi :

Apakah engkau membawa bagian dari apa yang dia bawa.

Ja’far mengatakan :

Ia

Kemudian Najasyi berkata :

Bacalah untukku apa yang dia bawa.

Maka Ja’far membaca awal dari surat Maryam.

Kemudian menangislah Najasyi saya sehingga basah jenggot, beliau diikuti oleh para pendeta mereka juga menangis.

Berkata Najasyi :

Sesungguhnya ucapan ini keluar dari sumber yang sama dengan apa yang dibawa oleh Musa, pergilah kalian dalam keadaan lurus.

Ketika utusan Quraisy gagal maka pada hari berikutnya Amr Ibn Ash ingin menunjukkan kepada Najasyi aqidah Kaum muslimin tentang Isa.

Berkata Amr :

Wahai Raja sesungguhnya mereka berkata tentang Isa ucapan yang besar.

Maka Najasyi memanggil Ja’far & bertanya, kemudian Ja’far menjawab :

Kami katakan dia adalah hamba Allāh & Rasul-Nya, kalimat nya & ruh Nya yang Allāh lemparkan kepada Maryam sang perawan yang ahli ibadah.

Berkata Najasyi :

Isa Ibn Maryam tidak berbeda dengan apa yang engkau ucapkan.

Kemudian Najasyi memberikan keamanan kepada kaum muslimin
Kisah ini diriwayatkan oleh Ibn Ishaq didalam Asyiar wal Maghoji.

➡️ Orang-orang Quraisy mengutus utusan karena mereka tahu bahwa jika orang² Islām memiliki tempat yang aman maka yang demikian akan membahayakan orang-orang Quraisy, dan dari kisah ini kita melihat bagaimana keteguhan orang-orang Islām meskipun mereka mengetahui aqidah orang-orang Nashrani tentang Isa, tetapi mereka tidak basa basi didalam menjelaskan aqidah kaum muslimin, mereka tidak takut diserahkan kembali kepada orang-orang Quraisy, maka Allāh Subhānahu wa Ta’āla menolong mereka, memperbaiki keadaan mereka & memberikan mereka keamanan.

➡️ Meninggal Ubaidullah bin Jahs (suami Ummu Habibah bintu Abi Sufyan) maka Rasulullãh meminangnya & menikahinya ketika dia di Habasyah.

➡️ Ketika Islām memiliki tempat dikota Madinah, maka sebagian besar orang-orang yang hijrah ke Habasyah mereka pun hijrah ke kota Madinah adapun Ja’far & beberapa orang bersama beliau baru meninggalkan Habasyah & pergi ke kota Madinah saat dibukanya khoibar pada tahun 7 Hijriyah.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullāh Roy
Di kota Pandeglang

Seorang IT Profesional yang berpengalaman di bidang Troubleshooting, Networking dan Database Management.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA ImageReload Image