Halaqah 59 ~ Ash-Shirat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

☪ Halaqah yang ke-59 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang Ash-Shirat.

⏺ Termasuk beriman kepada hari akhir adalah beriman dengan adanya Ash-Shirat yaitu jembatan yang dipasang di atas neraka jahanam untuk lewat orang-orang yang beriman menuju surga.

⏺ Setelah berpisah dengan orang-orang munafik maka tinggallah orang-orang yang beriman dengan berbagai tingkatan keimanan mereka.

⏺ Mulai dari para Nabi alaihimussalam sampai para pelaku dosa besar. Mereka semua akan menuju surga dengan melewati sebuah jembatan yang berada di atas neraka.

Alloh ta’ala berfirman :

وَإِنْ مِنْكُمْ إِلَّا وَارِدُهَا ۚ كَانَ عَلَىٰ رَبِّكَ حَتْمًا مَقْضِيًّا
ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا

“Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.” (QS Maryam : 71-72)

Dalam hadist Abu Said Al Khudri Radhiallahuanhu yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rosululloh mengabarkan bahwa jembatan tersebut sangat menggelincirkan. Di atasnya ada besi-besi pengait dan duri yang keras yang bentuknya seperti duri Sa’dan.

Berkata Abu Said Al Khudri, sahabat yang meriwayatkannya, di sini di dalam riwayat Muslim :

“Telah sampai kepadaku bahwasanya jembatan ini lebih lembut dari pada rambut dan lebih tajam dari pada pedang. Di dalam hadist ini disebutkan ada orang yang beriman yang melewati jembatan tersebut dengan sangat cepat seperti kedipan mata, ada yang secepat angin, ada yang secepat burung, ada yang secepat larinya kuda, ada yang secepat larinya onta dan ada yang sangat lambat sehingga dia lewat jembatan tersebut dalam keadaan menyeret dirinya, dialah orang yang terakhir melewati jembatan.”

Rosululloh juga menyebutkan di dalam hadist ini bahwa manusia akan terbagi menjadi 3 :

1. Orang benar benar selamat melewati neraka yaitu tanpa terkena sambaran.
2. Orang yang selamat melewati neraka akan tetapi terkoyak tubuhnya.
3. Orang yang tersambar dan akhirnya terjatuh ke dalam neraka.

Di dalam hadist Abu Hurairoh yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rosululloh bersabda :

“Maka aku dan umatku lah yang pertama kali akan melewati dan tidak berbicara saat itu kecuali para Rosul.”

▶ Doa mereka saat itu :

“Ya Alloh, selamatkan, selamatkan.”

▶Di atas jembatan tersebut ada besi-besi pengait seperti duri Sa’dan, tau kah kalian duri Sa’dan ? dan mereka menjawab :

“Iya Rosululloh.”

▶ Beliau berkata :

“Besi pengait tersebut seperti duri Sa’dan. Namun tidak mengetahui besarnya kecuali Alloh. Dia akan menyambar manusia sesuai dengan amalan mereka, yaitu dosanya. Ada diantara mereka yg binasa karena amalannya dan ada diantara mereka yang terkoyak dari belakang kemudian selamat. Di antara yang selamat adalah 70.000 orang yang akan masuk surga tanpa hisab. Wajah wajah mereka seperti bulan di malam bulan purnama. Menyusul setelah mereka rombongan yang wajah mereka seperti bintang yang paling terang. (Hadist riwayat Muslim)

▶ Dari Jabir ibnu Abdillah al Anshori radhiallohuanhuma :

“Dan akan dikirim amanah dan rohim atau kekerabatan.”

▶ Rosululloh sholallahu alaihi wassalam bersabda :

“Dan akan dikirim amanah dan rohim atau kekerabatan, maka keduanya berdiri di samping kanan dan kiri jembatan.” (HR Muslim)

📙 Ini menunjukkan bahwa melaksanakan amanah dan menyambung silaturrahim atau hubungan kekerabatan perkaranya besar di dalam agama islam, keduanya akan menuntut orang-orang yang tidak memenuhi hak keduanya.Sebagian orang yang beriman akan jatuh ke dalam neraka karena sebab ucapan yang dia ucapkan di dunia.

Rosululloh bersabda :

“Sungguh seorang hamba mengucapkan sebuah kalimat yang membuat marah Alloh dan hamba tersebut tidak menganggap penting kalimat itu, dia jatuh dengan sebab ucapan tadi ke dalam jahanam.” (HR Bukhari)

📌 Sebuah batu yang dilempar ke dalam telaga akan sampai ke dasar neraka 70 tahun kemudian.
📌 Sebagaimana di dalam hadist riwayat Muslim.
📌 Sebuah peristiwa yang pasti akan kita alami dan sangat mendebarkan,
📌 berjalan di atas jembatan yang sangat kecil, sangat panjang di bawahnya ada neraka yang sangat dalam dan berisi azab yang sangat pedih dan di samping kanan dan kiri ada besi besi pengait yang siap mengenai orang yang berhak.
📌 Ketegaran kita di atas jembatan saat itu sesuai dengan ketegaran kita di dunia di dalam berpegang teguh dengan agama islam.

Semoga Alloh ta’ala merahmati kita dan menyelamatkan kita semua. Amin

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini, dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

وبا لله التوفيق والهداية
و السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saudaramu,
Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah

Seorang IT Profesional yang berpengalaman di bidang Troubleshooting, Networking dan Database Management.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CAPTCHA ImageReload Image